Get Adobe Flash player
20 November 2009

Hasut dan Fitnah ( Incitement and Slander )

Oleh victor anusa indra | Dalam Renungan Harian |

Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) by Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff

samson_htJUM’AT, 20 NOPEMBER 2009

KISAH RASUL 6:8-15

“Lalu mereka menghasut beberapa orang untuk mengatakan: “Kami telah mendengar dia mengucap-kan kata-kata hujat terhadap Musa dan Allah” (ayat 11). Salah seorang diantara ketujuh orang yang terpilih untuk melayani meja, yakni Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan tanda-tanda dan mujizat dalam pelayanannya. Hal itu menimbulkan penasaran dari pihak orang-orang Yahudi, sebab sekalipun Stefanus bukan rasul, tapi dia juga mampu mengadakan tanda dan mujizat dalam pelayanannya dan merekapun tampil untuk bersoal jawab dengan Stefanus. Mereka tidak sang-gup melawan hikmat Stefanus, maka untuk menutupi kekurangannya, mereka bertindak dengan kelici-kan, yakni menghasut beberapa orang untuk menyebarkan fitnah terhadap Stefanus. Stefanuspun di-tangkap dan kembali harus berhadapan dengan saksi-saksi dusta. Kuasa Allah dinyatakan atas Ste-fanus sehinga muka Stefanus dilihat oleh penentangnya seperti muka seorang malaikat. Jika kepada rasul-rasul orang-orang Yahudi belum mengulurkan tangan mereka, tidak demikian halnya terhadap Stefanus, mereka tidak perlu menunggu, begitu ada kesempatan mereka langsung bertindak. Menghasut, memfitnah bukanlah hal yang baru, kata-kata itu akrab di telinga kita dan banyak orang yang melakukannya demi tercapainya apa yang mereka inginkan. Tapi itu bukanlah pakaian orang per-caya, seyogyanya orang percaya tidak melakukannya. Sebaliknya, milikilah cara hidup yang baik su-paya apabila kepada kita difitnahkan yang jahat, mereka dapat melihat kebenarannya dari hidup kita dan pembelaan Tuhan juga dinyatakan atas kita (1 Petrus 2:12). Jangan saling memfitnah dan menghasut, tetapi buanglah semuanya itu dari hidup kita.

APA YANG BAIK YANG KITA MILIKI JANGAN BIARKAN ITU DIFITNAH.

FRIDAY, 20 NOVEMBER 2009
Acts 6:8-15

“Then they incite some people to say:” We have heard him uttering blasphemous words against Moses and God “(verse 11). One of the seven people elected to serve the table, namely Stephen, full of grace and power, holding signs and miracles in his ministry. It raises the curiosity of the Jewish people, because even though Stephen was not an apostle, but he was also able to hold signs and wonders in his ministry, and they appear to cross swords with Stephen. They were not able to resist the wisdom of Stephen, then to cover up his shortcomings, they acted with cunning, of inciting some people to spread slander against Stephen. Stephen was arrested and returned to deal with false witnesses. Power of God revealed the face of Stephen, Stephen, thus seen by opponents as the face of an angel. If the apostles of the Jews had not reached them, is not the case against Stephen, they do not have to wait, so there is a chance they sprang into action. Inflammatory, defamatory is not new, the words were familiar to our ears, and many people who do it for the achievement of what they want. But that’s not the attitude of the believer, the believer should not do it. On the other hand, have a good way of life so that when we are falsely told that evil, they can see the truth of our lives and the defense of God also revealed to us (1 Peter 2:12). Do not slander and inciting each other, but throw all of our lives.
WHAT HAVE WE EITHER DO NOT LET THAT SLANDERED