Get Adobe Flash player
21 November 2009

Tidak membenarkan diri ( Not Justify Ourself )

Oleh victor anusa indra | Dalam Renungan Harian |

Renungan harian edisi dwi bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff

imamlewiSABTU, 21 NOPEMBER 2009

KISAH RASUL 7:1-53

Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu” (ayat 51). Stefanus tidak gemetar atau ketakutan dihadapkan kepada Mahkamah Agama, sebaliknya ia tetap menunjukkan keberanian yang dari Allah. Stefanus mengungkap fakta bahwa orang Yahudi adalah umat yang keras kepala, tidak bersunat hati dan telinga. Dengan rinci Stefanus menceritakan bagaimana orang Yahudi menjadi sebuah bangsa. Dan mereka yang ada saat itu, mereka tidak berbeda dengan nenek moyangnya yang telah membunuh orang-orang yang lebih dahulu memberitakan kedatangan Orang Benar, Mesias yang dari Allah. Hukum Taurat yang mereka terima juga tidak mereka turuti. Mereka bebal, tidak mau belajar dari apa yang telah dilakukan oleh nenek moyang mereka. Pembelaan Stefanus atas apa yang dituduhkan kepadanya, bukan pembelaan untuk membenarkan diri sendiri, tapi ia menyatakan kebenaran Allah. Stefanus hidup diatas kebenaran Allah dan bukan diatas kebenaran diri sendiri, untuk itulah ia tidak takut menyatakan kebenaran Allah walau nyawa menjadi taruhannya. Jika kita juga memang benar-benar hidup diatas kebenaran Allah, kita juga tidak akan takut mengatakan kebenaran dan kita  juga tidak merasa tertuduh atas hal itu. Yang seringkali membuat kita masih belum berani mengatakan kebenaran adalah karena hati kita masih tertuduh. Jika kita memang hidup dalam kebenaran Allah, kita tidak akan bersikukuh membela diri dalam menghadapi berbagai tuduhan ,karena kebenaran itulah yang justru akan membela kita. Maka, jika kita mau hidup didalam Dia, jangan tegakkan kebenaran sendiri, tapi hiduplah dalam kebenaran Allah (Filipi 2:9).

MELAKUKAN KEBENARAN LEBIH DIKENAN ALLAH.

SATURDAY, 21 NOVEMBER 2009
Acts 7:1-53

O ye who are stubborn and not circumcised hearts and ears, you always resist the Holy Spirit, just as your ancestors, as well as you” (verse 51). Stephen did not tremble or fear brought before the Sanhedrin, instead he kept his courage from God. Stephen reveals the fact that the Jews are a stubborn people, not circumcised hearts and ears. Stephen tells in detail how the Jews became a nation. And they are there at the time, they are not different from their ancestors who killed the people who first proclaimed the coming of the Righteous, the Messiah of God. Law they receive they do not obey. They are ignorant, do not want to learn from what has been done by their ancestors. Stephen defense for what he was accused, not the defense to justify himself, but he expressed the truth of God. Stephen lives on the truth of God and not above self righteousness, for he was not afraid to express the truth of God even though life is at stake. If we are really living on the truth of God, we also will not be afraid to tell the truth and we also do not feel accused of it. Which often makes us still do not dare tell the truth is that our hearts are still defendants. If we indeed live in the truth of God, we will not insist defending himself against various charges, because the truth is that it will defend us. So, if we want to live in Him, do not hold your own truth, but live in the truth of God (Philippians 2:9).
DOING THE TRUTH WILL MAKE MORE PLEASING TO GOD.