Get Adobe Flash player
12 December 2009

Untuk Semua Orang ( For Everyone )

Oleh victor anusa indra | Dalam Renungan Harian |

Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff

damsyikbentanganSABTU, 12 DESEMBER 2009

KISAH RASUL 15:1-21

“Dan Allah, yang mengenal hati manusia, telah menyatakan kehendak-Nya untuk menerima mereka, sebab Ia mengaruniakan Roh Kudus juga kepada mereka sama seperti kepada kita” (ayat 8). Tantan-gan yang dihadapi gereja mula-mula bukan hanya datang dari luar, dari mereka yang belum ataupun yang menolak berita keselamatan yang disampaikan oleh rasul-rasul dan murid-murid yang lain, tapi juga dari dalam mereka sendiri. Orang-orang percaya dari golongan Farisi yang masih memegang kuat hukum Musa, menimbulkan keresahan diantara orang-orang percaya dari kalangan non Yahudi dengan mewajib kan mereka untuk disunat dan harus menuruti hukum Musa. Namun Petrus yang pernah men-dapatkan pengajaran tersendiri dari Tuhan mengenai kedudukan semua manusia dihadapan-Nya, me-luruskan pendapat orang-orang Farisi tersebut, bahwa sesungguhnya Allah yang mengenal hati manu-sia tidak mengadakan perbedaan antara orang Yahudi dan non Yahudi. Hal itu dibuktikan sendiri oleh Petrus ketika ia melayani keluarga Kornelius dimana ketika ia sedang berbicara, Allah mengaruniakan Roh Kudus-Nya kepada mereka yang mendengar pemberitaannya. Untuk itu tidak seharusnya mereka meletakkan kuk yang tidak mungkin dipikul bukan hanya oleh mereka non Yahudi, tapi juga oleh orang Yahudi itu sendiri. Dan jika hal itu tetap dipaksakan, berarti mereka mencobai Tuhan. Jika Allah saja tidak memandang muka dalam memberikan anugerah keselamatan yang daripada-Nya, akankah kita mau membijaksanai kebijaksanaan-Nya dengan memandang diri sendiri lebih baik atau lebih layak untuk menerima anugerah-Nya sedang yang lain yang tidak sealiran tidak layak ? Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia mengaruniakan anak-Nya yang tunggal supaya “setiap” orang yang percaya beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).

SETIAP LUTUT BERTELUT DAN SETIAP LIDAH AKAN MENGAKU BAHWA YESUS ADALAH TUHAN

SATURDAY, 12 DECEMBER 2009
Acts 15:1-21

“And God, who knows the human heart, has declared his will to accept them, because he gave the Holy Spirit to them just like us” (verse 8). The challenge facing the early church not only come from outside, from those who have or who reject the salvation given by the apostles and disciples of others, but also from within their own. Believers of the Pharisees is still holding strong law of Moses, causing unrest among believers from the non-Jews by requiring them to be circumcised and to obey the law of Moses. But Peter never received instruction privately from the Lord concerning the status of all men before him, stretched the opinions of the Pharisees, that really, God knows the human heart does not differentiate between Jews and non Jews. It proved itself by Peter when he was serving the family of Cornelius, where when he was speaking, God bestows His Holy Spirit to those who hear the preaching. For that they should not put the yoke of the impossible borne not only by their non-Jews, but also by the Jews themselves. And if that still imposed, meaning they tempt God. If God is not looking at the face in providing the gift of salvation from Him, would we want to change his policies to see ourselves better or more worthy to receive His grace while others who disagree do not deserve? Because God so loved the world that he gave his son a single that “every” person who believe have eternal life (John 3:16).
Every knee bow and every tongue will confess that Jesus is Lord