Dengan Sukacita ( With Joy )
Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff
KAMIS, 6 MEI 2010
2 KORINTUS 9:6-15
“Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita” (ayat 7). Kerinduan Paulus adalah setiap jemaat yang terlibat dalam pelayanan kasih tersebut adalah melakukannya dengan kerelaan hati dan bukan dengan sedih hati atau karena paksaan. Sesungguhnya Allah telah menyediakan benih yang harus ditaburkan dan Dia juga siap untuk melipatgandakannya manakala benih itu ditabur kan dengan sukacita. Allah akan melimpahkan segala kasih karunia-Nya sehingga jemaat senantiasa berkecukupan dalam segala sesuatu. Allah akan menumbuhkan buah-buah kebenaran jemaat dan memperkaya mereka dalam kemurahan hati. Dengan kenyataan yang demikian luar biasa tersebut, sesungguhnya tidak ada alasan bagi jemaat untuk tidak terlibat ataupun memberi dengan terpaksa, karena luar biasa berkat yang Allah sediakan bagi setiap jemaat yang mau menabur banyak dengan sukacita. Ketika kita memberi, sesungguhnya kita sedang menabur, dan jika kita sudah menabur, kita juga pasti akan menuai. Dengan lain kata, dengan memberi sesungguhnya kita juga sedang bekerja untuk hidup kita sendiri. Adalah hal yang aneh bila seorang untuk hidupnya sendiri saja bekerja dengan enggan ataupun dengan terpaksa, karena jika demikian adanya bagaimana mungkin dia bisa bertahan hidup. Dengan melihat kenyataan yang sederhana tersebut, sudah seharusnya jika kita memberi dengan sukacita. Maka, setiap orang yang mau makan harus bekerja, dan dalam hal ini hendaklah setiap orang tahu untuk memberi. Mungkin sakit menabur saat kita benar-benar butuh, namun orang yang menabur dengan mencucurkan air mata akan menuai dengan sorak-sorai (Mazmur 126:5-6).
BERSUKACITALAH KARENA BAGIAN YANG AKAN KITA TERIMA.
THURSDAY, 6 MEI 2010
2 CORINTHIANS 9:6-15
“Let each give according to their willingness to heart, not with a sad heart or under compulsion, for God loves those who give with joy” (verse 7). Paul is longing for each congregation are involved in loving service is the willingness to do it with heart and not with a sad heart or under compulsion. Allah has provided the seed that must be sown, and He is also ready to double it’s when the seed was sown with joy. God will bestow all his grace so that the congregation continues to abound in all things. God will grow the fruit of righteousness in the community and enrich their generosity. With such an extraordinary fact that, in fact there is no reason for the congregation to not get involved or give grudgingly, because the incredible blessing that God provided for every congregation who want to sow a lot of joy. When we give, truly we are sowing, and if we sow, we will also reap. In other words, to give us actually also are working to our own lives. It is strange when one for his own life just to work reluctantly or grudgingly, because then there is how could he possibly survive. By looking at the simple fact is, it should be if we give with joy. So, everyone who wants to eat must work, and in this case, let everyone know to give. Maybe ill sow when we really needed, but those who sow with tears will reap with singing (Psalm 126:5-6).
Rejoice, because the part that we will receive








