Get Adobe Flash player
19 May 2010

Jawab dengan pasti ( Sure to answer )

Oleh victor anusa indra | Dalam Renungan Harian |

Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff

29RABU, 19 MEI 2010

 GALATIA 1:11-24

 “Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku…berkenan menyatakan Anak-Nya didalam aku, supaya aku memberitakan Dia diantara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaatpun aku tidak meminta pertim bangan manusia” (ayat 15-16).  Keberanian Paulus dan pendiriannya yang kuat atas Injil yang ia berita kan sehingga ia berani menyatakan mereka yang memberitakan Injil yang lain itu terkutuk, memiliki dasar yang kuat. Bukan dari manusia dan bukan diajarkan oleh manusia ia menerima Injil tersebut, tapi oleh penyataan Yesus Kristus sendiri. Tanpa ragu Paulus menyaksikan bagaimana ia yang dulunya adalah seorang penganiaya jemaat oleh karena ketaatannya akan hukum Taurat dan demi memelihara adat istiadat nenek moyangnya, karena kasih karunia Allah, rela melepaskan kebanggaannya sebagai Farisi tulen. Ia lebih taat akan kasih karunia dan panggilan yang diterimanya, ia tidak ragu sedikitpun untuk berbalik arah dari kebenaran yang selama itu ia pegang. Salah satu bukti bahwa kita yakin dengan panggilan kita, baik untuk menjadi orang percaya dan diselamatkan ataupun untuk menjadi hamba-Nya adalah keikhlasan dan kerelaan untuk melepaskan kebenaran dan kebanggaan lama yang kita pegang. Dengan demikian, akan ada suatu perubahan nyata seperti yang di alami oleh Paulus, dari penganiaya dan pembinasa jemaat menjadi pembangun jemaat. Demi keselamatan dan panggilan Allah, kita juga harus menjawabnya dengan yakin dan pasti dan hal itu bisa terlihat dari sikap hidup kita sehari-hari yang kokoh berpegang pada Injil. Demikian pula dalam kita menjalankan tugas-tugas kita sebagai orang percaya. Jawab panggilan dan pilihan Tuhan atas kita dengan mengerjakan keselamatan yang Dia beri kan didalam takut dan gentar dan dalam kesetiaan (Filipi 1:12).

 JAWAB PANGGILAN TUHAN DENGAN IMAN YANG PASTI.

 WEDNESDAY, 19 MEI 2010 
 Galatians 1:11-24

“But when He, who has chosen me … pleased to declare his Son in me, that I might preach Him among the Gentiles rather than Jews, then the second I’m not asking for consideration ment of men” (verses 15-16). Paul’s courage and strong conviction of the gospel that he’s news that he dared to declare those who preach another gospel is accursed, has a strong base. Not from a human and not taught by a man he received the Gospel, but by the revelation of Jesus Christ himself. Without hesitation, Paul testifies how he once was a persecutor of the church because of his obedience to the law and to maintain the customs of their fathers, by the grace of God, willing to let go of his pride as a real Pharisee. He is more obedient to the grace and the call he’d received, he did not hesitate one bit to turn around the direction of the truth that during that time he held. One of the evidence that we are sure to call us, good for a person to believe and be saved or to be His servant is sincerity and willingness to let go of the old truth and pride that we hold. Thus, there will be a real change in a natural way by Paul, persecutor and destroyer of the church became the church builders. For safety and God’s call, we also have to answer with a confident and assured and it can be seen from the attitude of our daily lives a solid hold on the gospel. Likewise we run in our task as believers. Answer the call and the option for us is to do God’s salvation which He gave her in fear and trembling and in fidelity (Philippians 1:12).

ANSWER   CALL  GOD, WITH THE REAL FAITH.