Get Adobe Flash player
18 May 2010

Mendatangkan Kebaikan ( Inviting goodness )

Oleh victor anusa indra | Dalam Renungan Harian |

Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial staff

btk kreativitasSELASA, 18 MEI 2010

GALATIA 1:6-10

“Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba  berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus” (ayat 10).  Kedatangan orang Yudais yakni penganut ajaran Yahudi bergaris keras ke Galatia, membawa pengaruh buruk kepada jemaat. Mereka memaksa agar jemaat mematuhi hukum Yahudi, terutama hukum sunat. Dengan keras Paulus menyebut bahwa apa yang diajarkan oleh orang-orang Yudais tersebut sebagai pemberitaan Injil palsu. Kemurnian hati Paulus dalam pelayanan dibuktikannya dengan keberaniannya menyebut bahwa jika ia ataupun orang lain bahkan seorang malaikat sekalipun berani memberitakan Injil yang berbeda dari apa yang telah jemaat terima sebelumnya, terkutuklah ia. Pemberitaan Injil yang lain mungkin lebih menyenangkan bagi yang mendengar, tapi itu tidak akan membawa kebaikan bagi yang mendengarnya. Sebaliknya, Paulus rela jika harus bersinggungan dengan jemaat oleh karena Injil yang diberitakannya karena dalam pelayanannya ia tidak mencari kesukaan ataupun berusaha untuk berkenan kepada manusia, tapi ia mencari kesukaan Allah. Hidup dikenan dan menyukakan hati manusia tidak harus mengorbankan firman Tuhan ataupun membijaksanainya. Sebaliknya, merupakan hal yang indah jika hidup kita bisa menyukakan manusia dan itu dilandasi oleh kebenaran firman Tuhan. Jika orientasi hidup dan pelayanan kita, apalagi untuk seorang hamba Tuhan, hanya supaya dikenan dan menyukakan hati manusia, kita bisa ditolak Allah. Jangan mencari kesenangan diri sendiri, lakukanlah firman Tuhan dalam damai sejahtera dan sukacita, maka kita akan berkenan dihadapan Allah dan dihormati manusia (Roma 14:17-19).

JANGAN MENCARI HORMAT UNTUK DIRI SENDIRI.

 TUESDAY, 18 MEI 2010
Galatians 1:6-10
                
So what do you now: is there a human joy or delight I was looking for God? Are there any tried pleasing to humans? If I still want to try pleasing to humans, then I’m not a servant of Christ “(paragraph 10). Arrival of the adherents of Jewish teachings Yudais striped hard to Galatians, a bad influence to the church. They insisted that the church adhere to Jewish law, especially circumcision. With hard Paul mentions that what is being taught by people such as preaching the gospel Yudais false. Paul in the ministry of purity of heart with her courage demonstrated mention that if he or someone else even though an angel who dared to preach the gospel differ from what has previously received the church, he cursed. Preaching the Gospel that others may be more fun for a listen, but it will not bring good to those who hear it. On the contrary, Paul is willing, if need confrontation with the church because of gospel in his preaching, because in his ministry he did not find joy or trying to pleasing men, but he sought God’s favorite. Life that are pleasing and enjoyable human heart does not have to sacrifice the word of God or our faith. On the contrary, is a wonderful thing if we could live to please God and man and it is based on the truth of God’s word. If the orientation of our life and ministry, even more so for a servant of God, just so pleasing and pleasing to humans, we could be rejected by God. Do not seek pleasure yourself, do it the word of God in peace and joy, then we will be pleased and honored human beings before God (Romans 14:17-19).
 
DO NOT FIND RESPECT FOR YOURSELF