Get Adobe Flash player
7 May 2010

Persenjatai Diri ( Arm Yourself )

Oleh victor anusa indra | Dalam Renungan Harian |

Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff

hidup itu perbuatanJUM’AT, 7 MEI 2010

 2 KORINTUS 10:1-11

 “Karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperleng kapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng” (ayat 4).  Dua hal yang dipakai oleh penentang Paulus untuk menjatuhkannya, yaitu menuduh dia hidup secara duniawi dan sebagai orang yang hanya berani bertindak keras didalam surat. Paulus menyangkal kedua hal tersebut.  Dia memang masih hidup didunia, tapi dia tidak berjuang secara duniawi. Salah satu contoh adalah niat nya untuk menunjukkan keberaniannya dari dekat dan bertindak keras kepada mereka yang menuduhnya hidup secara duniawi, tapi hal itu tidak ditunjukkannya. Paulus sadar bahwa perjuangannya bukan melawan darah dan daging, melainkan melawan roh-roh, maka senjata yang digunakanpun juga bukan senjata duniawi, melainkan senjata rohani yang diperlengkapi dengan kuasa Allah. Dengan itulah dia meruntuhkan benteng-benteng, mematahkan setiap siasat jahat manusia, dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia. Demikian pula halnya dalam ia menghadapi tuduhan bahwa ia sesungguhnya hanyalah orang yang lemah, bukan dengan kekuatan manusia, tapi dalam kewibawaan Allah. Kebutuhan jasmani juga harus dicukupkan dengan hal-hal jasmani, dan kebutuhan rohani juga hanya bisa dicukupkan oleh perkara-perkara rohani. Demikian pula peperangan rohani harus dihadapi dengan senjata-senjata rohani dan bukan dengan senjata duniawi. Dan peperangan rohani sebenarnya adalah hal yang lebih berat karena kita melawan kekuatan yang tidak kelihatan namun bisa menghancur kan. Karena perjuangan rohani kita melawan kekuatan yang tidak kelihatan, maka ambil dan kenakan seluruh perlengkapan senjata Allah supaya dapat bertahan terhadap tipu muslihat iblis dan melawan nya (Efesus 6:11-18).

PERLENGKAPI DIRI DENGAN SENJATA TERANG.

Friday, 7 MEI 2010 
  2 CORINTHIANS 10:1-11

For us in the struggle the weapon was not worldly weapons, but weapons are equipped with the power of God, who can afford to tear down the fortresses” (paragraph 4). Two things that used by the opponents of Paul to take him down, which accused him of worldly life and as someone who only dare to act tough in the letter. Paul denies both. He was still alive in the world, but he did not fight in the world. One example is his intention to show the courage of the near and act tough to those who accuse him of worldly life, but it does not show it. Paul realized that his struggle is not against flesh and blood, but against the spirits, the weapons used are also not worldly weapons, but spiritual weapons which are equipped with the power of God. With that he tear down the fortresses, break every human evil tactic, and broken down every stronghold that was built by human hubris. Similarly, in dealing with his allegations that he really is just a weak person, not by human power, but the authority of God. Physical needs must also be filled with things physically, and also spiritual needs can be met only by spiritual matters. Similarly, the spiritual battle to be faced with spiritual weapons and not with carnal weapons. And this spiritual battle is actually more severe because we are against the forces that are not visible but can not destroy. Because we are a spiritual struggle against the forces that are not visible, then take and wear the whole armor of God so they can withstand the devil and guile against him (Ephesians 6:11-18).
EQUIPPED YOURSELF WITH LIGHT WEAPONS