Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff
SABTU, 31 JULI 2010
2 TESALONIKA 3:16-18
“Dan Ia, Tuhan damai sejahtera, kiranya mengaruniakan damai sejahtera-Nya terus menerus, dalam segala hal, kepada kamu. Tuhan menyertai kamu sekalian.” (ay. 16). Rasul Paulus tidak pernah lepas untuk memberikan suatu janji berkat damai sejahtera yang berasal dari Tuhan. Yang berarti bahwa Rasul Paulus, benar-benar menginginkan timbul suatu damai sejahtera di dalam setiap jemaat. Namun bukan sembarang damai sejahtera, tetapi sejahtera yang ia rindukan adalah damai sejahtera dari Tuhan yang bersifat terus-menerus. Dan jika damai sejahtera Allah yang menguasai jemaat dan juga dirinya, maka akan terjalin suatu hubungan yang harmonis dan baik diantara mereka. Bahkan Paulus juga memohon kepada Tuhan, agar mengaruniakan penyertaan-Nya terhadap masing-masing mereka. Tidak henti-hentinya ia memohon Kasih karunia dan penyertaan Tuhan Yesus. Begitu juga halnya dengan pemimpin kita. Pastilah mereka merindukan suatu damai sejahtera terjadi di dalam kehidupan dan lingkungan kita, dan juga mereka pasti tetap memohonkan doa kepada Tuhan agar kita tetap di sertai oleh-Nya. Oleh sebab itu kita juga harus tetap mendoakan setiap pemimpin kita, agar mereka juga hidup dengan damai sejahtera dan senantiasa berada dalam penyertaan Tuhan. Berkat bukan hanya hal –hal yang bersifat materi yang dunia miliki, tapi kasih karunia dan damai sejahtera adalah berkat besar yang tidak bisa dunia berikan. Kasih karunia dan damai sejahtera hanya Tuhan saja yang dapat memberikannya karena Dialah sumber kasih karunia dan damai sejahtera. Jangan ukur berkat hanya dengan materi. Allah memanggil kita untuk hidup dalam damai sejahtera, marilah kita juga mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera (Roma 14:19).
ORANG YANG TEGUH HATI DIJAGAI ALLAH DENGAN DAMAI SEJAHTERA.
SATURDAY, 31 JULI 2010
2 Thessalonians 3:16-18
”And He, the Lord of peace, would grant His peace continually, in all things, to you. God be with you all. “(V. 16). The Apostle Paul never loose to give a promise of peace blessing that comes from God. Which means that the Apostle Paul, really wants a peace arises within each congregation. But not just any peace, but peace that he longed for the peace of God which is ongoing. And if the peace of God which controls the church and also himself, it will knit a harmonious and good relations among themselves. Even Paul also pleaded to God, that gave his investment against each of them. Endlessly she pleaded grace and inclusion of the Lord Jesus. It’s the same with our leaders. Surely they yearn for a peace happen in life and our environment, and also they would still pray a prayer to God to keep us on Facebook by him. Therefore, we must also keep praying for each of our leaders, that they also live with peace and inclusion will always be in God. Thanks to not only the things that have the character of the material world, but the grace and peace is a great blessing that the world can not give. The grace and peace that only God alone can give it because He is the source of grace and peace. Do not be measured only with material blessings. God calls us to live in peace, let us also pursue what brings peace (Romans 14:19).
PEOPLE WHO PERTINACIOUS, PROTECTED BY THE PROSPEROUS PEACE WITH GOD.








JUM’AT, 30 JULI 2010
RABU, 28 JULI 2010
SELASA, 27 JULI 2010
SENIN, 26 JULI 2010
SELASA, 6 JULI 2010 

