Besar Kemurahan-Nya ( His Great Mercy )
Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff
RABU, 4 AGUSTUS 2010
1 TIMOTIUS 1:12-16
“Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal” (ayat 16). Paulus membakar semangat Timotius dengan pengalaman imannya, bagaimana ia mengalami kasih karunia Allah. Sebagai orang yang merasa paling berdosa, Paulus juga mendapat kasih karunia yang melim pah hinga menjadi pelayan-Nya yang militan. Dulu, sebelum mendapat kasih karunia Allah, Paulus dengan tidak malu mengakui bahwa ia adalah seorang yang ganas, dalam arti ia tampil sebagai orang yang diserahkan untuk melakukan kekerasan dan pelaksana kekejaman. Namun, Paulus yang tidak kenal belas kasihan telah mendapat belas kasihan dan diperlakukan dengan penuh belas kasihan oleh Allah. Kedatangan Kristus Yesus kedunia untuk menyelamatkan orang berdosa telah digenapi dalam dirinya. Melalui pengalaman pribadinya yang mendalam tersebut Paulus menunjukkan bahwa Injil itu benar-benar dapat dipercayai, dan iapun mendorong semua orang untuk mempercayainya. Paulus menyadari maksud Allah atas kasih karunia yang dialaminya adalah untuk menjadikannya sebagai contoh akan betapa luas dan dalamnya kemurahan Kristus. Adakah kita juga telah mengalami kasih karunia Allah, mengalami betapa luas dan dalamnya kemurahan Kristus? Ataukah kita merasa diri cukup baik sehingga merasa memang selayaknya untuk diselamatkan? Perbuatan atau pekerjaan baik yang kita kerjakan menjadi jawaban seberapa besar kita mengalami dan menghargai kasih karunia Allah. Semakin benar kita menilai diri kita sendiri semakin sedikit kita merasa diampuni dan siapa yang merasa sedikit diampuni akan sedikit berbuat kasih (Lukas 7:47).
KASIH KARUNIA ALLAH ,JAUH LEBIH BESAR DARI PELANGGARAN KITA.
WEDNESDAY, 4 AUGUST 2010
1 TIMOTHY 1:12-16
“But it is because I pitied it, so in this myself, as the most sinful person, Jesus Christ showed throughout his patience. Thus I became an example for those who then believed in Him and receive eternal life “(verse 16). Timothy Paul’s burning passion with the experience of faith, how he experienced the grace of God. For people who feel most guilty, Paul also had great grace to be His servants militants. First, before gaining the grace of God, Paul was not ashamed to admit that he is a ferocious, in the sense that he appears as a man who handed over to violence and cruelty executor. However, Paul is not having obtained mercy to be treated with compassion and merciful God. Coming of Jesus Christ to earth to save sinners have been fulfilled in him. Through a profound personal experience that Paul shows that the gospel can really be trusted, and he encourages everyone to believe it. Paul realized the purpose of God for the grace they experienced is to make it as an example of how widespread and it generosity of Christ. Are there we also have experienced the grace of God, how broad experience and depth of the generosity of Christ? Or do we feel ourselves well enough to feel it deserved to be saved? Deeds or good works we are doing a great answer to how we experience and appreciate God’s grace. The more completely we judge ourselves the less we feel forgiven and who feel a little bit to do you will be forgiven (Luke 7:47).
GRACE GOD, MUCH BIGGER FROM OUR INFRINGEMENT








