Didasari kemurnian ( Based on The Purity )
Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff
SENIN, 16 AGUSTUS 2010
1 TIMOTIUS 5:17-6:2
“Janganlah engkau terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang dan janganlah terbawa-bawa kedalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu” (ayat 22). Timotius tidak dapat menggandar pelaya nan seorang diri, ada orang-orang yang diangkat dari antara jemaat untuk membantu tugas-tugasnya dalam melayani jemaat. Untuk itu Paulus memberikan petunjuk-petunjuk yang harus dilaksanakan baik olehnya maupun oleh jemaat. Pertama Timotius harus mengajar jemaat untuk bisa menghormati para penatua yang melayani mereka, dan dalam hal ini para penatua tersebut juga berhak menerima tunjangan. Seorang penatua tidak boleh dipersalahkan begitu saja oleh jemaat, tapi harus ada saksi dan bukti yang kuat. Berat tugas seorang penatua, maka Timotius tidak boleh terburu-buru mengangkat dan menumpangkan tangan untuk seorang penatua. Pengangkatannya harus mengacu pada syarat-syarat yang telah Paulus tuliskan sehingga Timotius bebas dari keberpihakan dalam mengangkat seorang penatua. Kunci sukses Timotius untuk itu semua adalah kemurnian hati, sehingga iapun juga tidak akan terpedaya oleh penampilan luar seseorang yang nampaknya begitu saleh tapi juga sedang menyimpan dosa yang belum kelihatan. Allah melihat hati setiap orang yang melayani-Nya, apakah dia sungguh-sungguh melayani dengan hati atau sekedar tampil supaya dilihat orang lain. Walau mengatasnamakan pelayanan, jika pelayanan itu dilaksana kan dengan keberpihakan atau memandang muka, sekali waktu pasti akan nyata isi hati yang bersangkutan . Tapi jika pelayanan dilakukan dengan kemurnian, sesederhana apapun bentuknya memiliki bobot yang besar dan pasti mempermuliakan nama Tuhan. Kemurnian hati bukan hanya menghindarkan kita dari masalah yang tidak perlu, tapi juga merupakan penarik berkat dan keadilan Allah (Mazmur 24:4-5). KEMURNIAN LAHIR DARI PROSES PEMURNIAN DENGAN API.
MONDAY, 16 AUGUST 2010
1 TIMOTHY 5:17-6:2
“Thou shalt not hurry to lay hands on someone and do not carry brought into the sins of others. Keep yourself pure “(verse 22). Timothy can not do ministry alone, there are people who are appointed from among the congregation to help her duties in serving the community. For that Paul gives instructions that must be carried out either by him or by the congregation. First Timothy to teach the congregation to be able to respect the elders who serve them, and in this case, the elders are also entitled to receive benefits. An elder must not be blamed for granted by the church, but have no witnesses and evidence. Heavy duty an elder, so Timothy must not hurry up and put his hands to an elder. His appointment must be based on the terms that Paul wrote that Timothy free of partisanship in lifting an elder. Timothy successful key to it all is purity of heart, so that he himself will also not be deceived by outward appearance someone who seems so pious but also save the sin that is not visible. God sees the hearts of people who serve him, whether he truly serve with your heart or just appear to be seen of others. While on behalf of service, if service is not performed by partisanship or partiality, it would have real time the relevant contents of the liver. But if the services performed by the purity, whatever its form is as simple as having a large weight and would magnify the name of God. Purity of heart not only keep us from problems that are not necessary, but also an attractor blessing and justice of God (Psalm 24:4-5).
PURITY BORN FROM PURIFIED PROCESS WITH FIRE.








