Get Adobe Flash player
14 August 2010

Kehidupan para Janda ( Living of Widows )

Oleh victor anusa indra | Dalam Renungan Harian |

Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff

SABTU, 14 AGUSTUS 2010

1 TIMOTIUS 5:3-16

 ”Peringatkanlah hal-hal ini juga kepada janda-janda itu agar mereka hidup dengan tidak bercela” (ayat 7).  Selain dituntut untuk menghormati orang yang lebih tua darinya, Timotius juga harus menaruh hormat dan memberi perhatian terhadap masalah janda-janda. Timotius harus menggolong kan janda-janda diantara jemaat, karena perhatian kepada merekapun juga berbeda dalam arti positif. Janda yang memang benar-benar layak mendapat perhatian dan harus ditopang adalah mereka yang sudah lanjut dan tidak memliki sanak yang bisa memeliharanya dan ia sendiri hidup dalam perbuatan baik. Sedang bagi janda yang masih memiliki keluarga, pertama-tama keluarganyalah yang harus memperhatikannya sehingga ia tidak menjadi beban jemaat. Dan untuk janda-janda muda, adalah lebih baik kalau mereka itu kawin lagi, bukan hanya karena kebutuhan jasmani dan biologis, tapi juga terlebih supaya mereka tidak menjadi orang yang hanya bermalas-malas dan mencampuri urusan orang lain sehingga bisa menimbulkan gesekan yang tidak perlu terjadi ditengah-tengah jemaat. Status sebagai janda bukan alasan untuk hidup menurut maunya sendiri, tapi harus tetap memperhatikan rambu-rambu supaya mereka hidup dengan tidak bercela. Janda yang tidak mau hidup sesuai aturan akan mudah untuk tersesat seperti beberapa contoh mereka yang telah jatuh. Tuhan memang yang menjadi suami dan pemelihara janda-janda, tapi tetap harus diingat bahwa untuk dapat menikmati janji Tuhan tersebut kehidupan yang tidak bercela harus tetap dikedepan kan. Allah bisa memakai siapa saja untuk menjadi alat kemulian-Nya, termasuk janda-janda, selama yang bersangkutan mau hidup menurut kehendak Tuhan. Dan bagi semua orang, jangan perlakukan seorang janda dengan tidak hormat, jangan menindas mereka dengan diskriminasi halus, hormatilah mereka (Zakharia 7:10).  

YANG MAHA KUASA MENJADI PELINDUNG BAGI PARA JANDA . 

 SATURDAY, 14 AUGUST 2010

1 TIMOTHY 5:3-16

 ”Warn this stuff to widows so they blameless” (verse 7). In addition to people who are required to respect the older, Timothy must also respect and give attention to the problem of widows. Timothy had to classify the widows among the congregation, because attention to the different in the sense that they are also positive. Widows who really deserve attention and should be supported are those who are well advanced and has no relatives who could take care of them and he himself lives in good works. As for the widows who still has family, first of all the families who have watched him so he is not a burden on the congregation. And for young widows, it is better if they were married, not just to meet the necessities of life and biological needs, but also advance so they would not be people who just laze and meddle in the affairs of others that can cause friction who do not need to happen in the middle of the church. Status as a widow is not a reason to live according to his own wants, but must still pay attention to signs that they may be blameless. Widows who did not want to live according to the rules will be easy to get lost like a few examples of those who have fallen. God did that become husband and guardian of widows, but still must remember that to be able to enjoy God’s promise is life without blemish, should remain an advantage. God can use anyone to be an instrument of His glory, including widows, during the relevant want to live according to God’s will. And for everyone, do not treat a widow with no respect, do not oppress them with subtle discrimination, respect them (Zechariah 7:10).

Protectors of the Almighty for widows