Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff
KAMIS, 19 AGUSTUS 2010
2 TIMOTIUS 1:1-2
“Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah untuk memberitakan janji tentang hidup dalam Kristus Yesus” (ayat 1). Kembali dalam suratnya yang kedua kepada Timotius, dengan yakin Paulus menyatakan kerasulannya. Paulus dapat bersaksi bahwa oleh kehendak Allahlah ia dipanggil dan menjadi rasul Kristus Yesus. Dan bukan hanya sadar dengan panggilan kerasulannya, Paulus juga sadar bahwa dibalik jabatan kerasulan itu ada tanggungjawab yang besar yang dia emban, yakni memberitakan janji tentang hidup dalam Kristus Yesus. Dan Paulus tidak akan memiliki keberanian untuk memberitakan janji tersebut jika ia sendiri belum mengalaminya. Tapi karena ia sendiri telah mengalaminya, maka ia bisa memberi kesaksian yang benar dan hidup. Sementara itu ia menganggap Timotius bukan hanya sebagai rekan sepelayanan tapi juga sebagai anak imannya yang kekasih. Dan tidak lupa dalam setiap suratnya, Paulus selalu menyertakan berkat penyertaan, kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Kristus Yesus. Setiap orang percaya juga harus menyadari akan panggilannya bahwa sebagai orang percaya kita dipanggil bukan hanya untuk percaya dan beroleh anugerah keselamatan, tapi juga ada tanggungjawab dalam panggilan tersebut. Jangan jadi orang percaya yang mau enaknya saja sementara tanggungjawab didalamnya seperti dianggap tidak ada. Ketahuilah bahwa kita dipanggil dipanggil dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib dan menjadi imam-imam Allah yang harus melayani Dia dan juga memberitakan segala perbuatannya yang ajaib (1 Petrus 2:9-10). Adakah sekarang kita sudah menjadi saksi-Nya dan memberitakan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib? Jangan takut dan malu dalam menjalankan tanggungjawab iman kita karena penyertaan, kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera menjadi bagian kita.
KERJAKANLAH KESELAMATANMU DENGAN TAKUT DAN GENTAR.
THURSDAY, 19 AUGUST 2010
2 TIMOTHY 1:1-2
“From Paul, an apostle of Christ Jesus by the will of God to preach the promise of life in Christ Jesus” (verse 1). Back in a second letter to Timothy, Paul expressed his ministry with confidence. Paul could testify that he was summoned by the will of God and an apostle of Christ Jesus. And not only aware of his apostolic call, Paul was also aware that behind the ministry’s position that there is a big responsibility that he’s waistband, which proclaim the promise of life in Christ Jesus. And Paul would not have the courage to proclaim that promise if he himself has not experienced it. But because he himself has experienced it, then he could give a true and living testimony. Meanwhile, he considered not only as a colleague Timothy minister but also as a beloved child’s faith. And do not forget in all his letters, Paul was always include the blessing of investment, grace, mercy and peace from God the Father, and of Christ Jesus. Every believer must also be aware of the vocation that as believers we are called not only to believe and enjoy the gift of salvation, but also a responsibility of the call. Do not be delicious just want to believe that while the responsibilities therein as deemed absent. Know that we are called be called from the darkness into the light of his magic and became the priests of God who must serve Him and preach everything he does is magic (1 Peter 2:9-10). Is there now we have become witnesses of his deeds and preaching his magic? Do not be afraid and ashamed of our faith in carrying out the responsibility for inclusion, grace, mercy and peace be our part.
WORK SALVATION WITH FEAR AND TREMBLING.








SELASA, 17 AGUSTUS 2010
SENIN, 16 AGUSTUS 2010
Bp. Tomo Wari
SENIN, 9 AGUSTUS 2010