Get Adobe Flash player
25 August 2010

Tetap Kuat didalam Tuhan ( Be still strong in The Lord )

Oleh victor anusa indra | Dalam Renungan Harian |

Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By Jeremia Puji Santoso, WSB Editorial Staff

imagepostRABU, 25 AGUSTUS 2010

2 TIMOTIUS 3:10-17

“Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu” (ayat 14).   Kejahatan manusia yang terus berkembang menimbulkan persoalan tersendiri bagi orang percaya, yakni peng-aniayaan. Siapa yang mau beribadah kepada Kristus Yesus harus membekali diri dengan pikiran siap menderita. Tapi pen deritaan itu baik bagi orang percaya, sebab justru karenanya iman orang percaya mengalami pertumbuhan yang mendewasakan. Memang ada dua kemungkinan yang bisa ditimbulkan oleh penderitaan dan pengani ayaan, yakni kedewasaan iman dan murtad. Untuk itu jika seorang ingin selamat dari kemurtadan dan mengalami pertumbuhan iman, sikap dalam menghadapi aniaya tersebut sangat menentukan. Dan untuk itu Paulus menasihatkan kepada Timotius untuk tetap memegang kebenaran yang telah diterima dan diyakininya dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya. Dan kebenaran itu sendiri juga bisa digali melalui pembacaan Kitab Suci. Sementara segala tulisan yang diilhamkan Allah dan dituliskan dalam Kitab Suci itu sendiri juga bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelaku an dan mendidik orang dalam kebenaran. Setiap kebenaran yang kita dengar bila kita terima dengan hati yang terbuka akan mengerjakan hidup dan menghasilkan kuasa dan kekuatan untuk kita dapat menghadapi berbagai bentuk penderitaan dan tantangan. Untuk sangat perlu kita menghargai kebenaran yang kita dengar maupun yang bisa kita baca sendiri dalam alkitab. Jika tantangan datang pegang kebenaran tersebut, maka pembelaan Allah akan dinyatakan. Ada hasil yang besar kita peroleh dalam Kristus asal saja kita tetap teguh berpegang pada keyakinan iman sampai pada akhirnya (Ibrani 3:14).

 JANGAN KEHILANGAN PEGANGANMU YANG TEGUH.

 WEDNESDAY, 25 AUGUST 2010

2 TIMOTHY 3:10-17

 “But thou shalt stick to the truth which thou hast received and you believe, always remember the people who have taught you” (verse 14). Growing human evil raises its own problems for the believers, namely persecution. Who wants to worship Jesus Christ must equip ourselves with a mind ready to suffer. But the pen is good for people suffering believe, therefore faith precisely because people believe a mature growth. Indeed there are two possibilities that could be caused by the suffering and persecution, the maturity of faith and apostasy. Therefore if one wants to survive the growing apostasy and faith, the attitude in the face of persecution is very decisive. And for that Paul’s counsel to Timothy to remain in the truth that has been accepted and believed to always remember the people who have been taught. And the truth itself can also be explored through the reading of Scripture. While all the writings inspired by God and written in the Bible itself is also useful for teaching, said errors, improve behavior and training in righteousness. Every truth we hear when we receive with an open heart will live and work on strength to generate power and we can deal with various forms of hardship and challenges. For the truth is we need to appreciate what we heard and we can see myself in bible. If the challenge comes grasp these truths, then the defense of God will be revealed. There are tremendous results we get in Christ so long as we remain firmly adhered to the belief of faith to the end (Hebrews 3:14).

YOU DO NOT LOSE FIRM GRIP.