Tidak Takut menderita ( No Fear To Suffering )
Renungan Harian Edisi Dwi Bahasa ( Daily Bread Bilingual Edition ) By WSB Editorial Staff
SENIN, 8 NOPEMBER 2010
1 PETRUS 3:13-22
“Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar” (ayat 14). Hidup dalam suasana kasih dan damai tanpa disadari menjadi perlindungan bagi setiap orang yang mempraktekkannya. Dalam hidup perdamaian dengan semua orang yang didasari oleh kasih, peluang orang untuk berbuat jahat jadi semakin kecil. Tapi, jika Allah mengijinkan untuk menderita karena kebenaran, itu adalah kasih karunia. Sebagaimana Kristus telah menderita bukan karena berbuat salah, tapi demi keselamatan manusia, demiki an juga hendaknya setiap orang percaya harus siap menderita karena kebenaran dan bukan karena berbuat jahat. Jika penderitaan Kristus sampai mati di kayu salib telah membuka peluang untuk Ia memberitakan Injil kepada roh-roh yang tertawan, penderitaan karena kebenaran yang dialami orang percaya juga bisa mendatangkan kebaikan bagi mereka yang belum mengenal Allah. Untuk itu orang percaya tidak harus takut jika mengalami penderitaan karena kebenaran. Kesabaran dalam menanggung penderitaan terjadi jika Kristus telah bertakhta sebagai Tuhan dalam hati orang percaya. Menderita karena kejahatan ataupun kesalahan sendiri memang menimbulkan kerugian bagi yang mengalaminya. Tapi penderitaan karena kebenaran justru membawa keuntungan dan kebaikan bagi yang dilatih olehnya. Tidak ada orang yang suka mengalami penderitaan, tapi siapa yang sanggup untuk mengelakkanya jika Allah sendiri yang meng ijinkanya? Lebih baiklah kita memandang bahwa menderita karena kebenaran bukanlah hal yang menakut kan, maka kita akan dapat menanggungnya dengan segala kesabaran. Karena itu katakan kepada diri sendiri bahwa aku tidak takut oleh sebab Tuhanlah yang menjadi penolongku, apakah yang dapat dilaku kan manusia terhadap aku? (Ibrani 13:6).
JANGAN TAKUT SEBAB TUHAN BESERTA KITA
MONDAY, 8 NOVEMBER 2010
1 PETER 3:13-22
“But even if you should suffer for righteousness, you are blessed. So do not fear what they fear and do not be afraid “(verse 14). Living in an atmosphere of love and peace unwittingly becomes the protection for everyone who practice it. In a life of peace with all people based on love, the opportunity for people to do evil to be getting smaller. But, if God allowed to suffer because of righteousness, it is grace. As Christ has suffered not because of doing wrong, but for the sake of human salvation, so too should every believer must be prepared to suffer for the truth and not for doing evil. If the suffering of Christ to death on the cross He has opened up opportunities to preach the gospel to the spirits of the captives, because the truth of suffering experienced by the believer can also be good to those who do not know God. For that believers should not fear if you have suffered because of the truth. Patience in suffering happens when Christ enthroned as Lord in the hearts of believers. Suffer because of crime or fault itself is causing harm to the experience. But the truth of suffering because it brings benefit and goodness to those who were trained by him. Nobody likes to suffer, but who is able to avoid it if God himself who mengijinkanya? More let us consider that suffer because the truth is not a scary thing right, then we will be able to bear it with great patience. Therefore say to myself that I was not afraid because of God who became my helper, what can not you people done to me? (Hebrews 13:6).
DO NOT BE AFRAID CAUSE WITH OUR LORD.








