Get Adobe Flash player
11 December 2010

Khotbah Minggu WSB 12 Desember 2010

Oleh victor anusa indra | Dalam Berita Utama, Khotbah, Khotbah Minggu |

Oleh Hambanya Pdt.Otniel Firmanyo Osiyo,Bc.M

Lanjutan Khotbah tentang Kuasa Keubahan

danauatitlanPendahuluan – Proloque 

 25.  Perilaku seseorang ditentukan oleh 3 hal!

 The behaviour of men is determined by three things!

 Pada dasarnya, perilaku seseorang ditentukan dari:

1.     Pola pikirCognitive

2.     Pola rasaAffective

3.     Pola tindakmotoric

Ketiga hal ini sangat mempengaruhi kehidupan seseorang, dilihat dari bagaimana ia berpikir, bagaimana ia merespon, dan bagaimana ia mengambil tindakan. Pola pikir yang baik / benar akan menghasilkan respon yang baik dan terimplikasi pada tindakan yang baik pula. Sebaliknya, pola pikir yang salah / tidak benar akan menghasilkan respon yang salah dan terimplikasi pada tindakan yang salah pula.

 Pola pikir mengontrol seluruh rasa, gerak, dan tindakan manusia. Karenanya, penting bagi seseorang untuk memiliki pola pikir (mind set) yang benar, pola pikir yang terus menerus dibaharui sehingga tidak menyimpang dari kebenaran.

 26.  Strategi iblis!Satan strategy!

 Menyadari begitu vitalnya pengaruh pola pikir terhadap perilaku manusia, maka iblis menyusun strategi untuk menghancurkan manusia dengan ….

             Merusak pola pikir manusia – Destroyed the cognitive of man

 Inilah yang akhirnya menyebabkan manusia jatuh dalam dosa, dengan mengacaukan pola pikir manusia. Sejak di taman Eden sampai kini, iblis tidak pernah berhenti untuk mencoba memutarbalikkan kebenaran Allah, menimbulkan keragu-raguan mengenai kebenaran itu dengan merusak pola pikir manusia. Faktanya, manusia banyak terjebak oleh tipu muslihat iblis, jatuh dalam dosa dan semakin jauh dari Tuhan.

 Contoh Examples

 * Adam–Hawa – Adam-Eve

 Kejadian 3:1-5, “Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?2Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, 3tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.” 4Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati, 5tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.

 Dengan kecerdikannya (bicara tentang pola pikir), melalui ular, iblis berhasil menipu dan mengacaukan pola pikir Hawa di taman Eden. Kebenaran Firman Allah yang didengar oleh Hawa, diputarbalikkan sehingga Hawa menjadi ragu. Pola pikir Hawa dirusak,  menjadi kacau dan ragu, dan diakhiri dengan tindakan yang salah.

 Pola pikir yang telah dirusak, membuat Hawa tidak percaya pada Firman Allah, tetapi lebih percaya pada perkataan iblis dan kemudian menurutinya dengan memakan buah larangan. Suatu tindakan yang gegabah, melanggar perintah Tuhan dan dampaknya luar biasa, manusia …  

                                    diusir – was thrown out

Manusia jatuh dalam dosa, kemuliaan Allah hilang dan menjadi binasa, serta hubungan yang intim dengan Allah menjadi putus. Manusia diusir dari taman Eden, dijauhkan dan tidak dapat menikmati pohon kehidupan. Iblis telah berhasil menghancurkan gambar Allah, manusia yang diciptakan serupa dengan diri-Nya, dengan merusak pola pikir manusia.

 * Zaman Nuh – Noah age

 Kejadian 6:5, “Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata

Keberhasilan iblis merusak pola pikir manusia di taman Eden berlanjut terus. Kejahatan manusia semakin bertambah, bahkan sifat dosa manusia ditunjukkan dengan  terang-terangan di Zaman Nuh. Pikiran / angan-angan manusia rusak, pikiran dan hatinya semata-mata jahat adanya. Kebejatan manusia tidak berubah, nafsu seksual dan kekerasan merupakan sarana ungkapan kejahatan yang tak terkendali.

Dosa telah membuat hubungan intim manusia dengan Allah terputus, membuat Allah menyembunyikan diri dari manusia (Yesaya 59). Akhirnya Allah mengambil keputusan untuk memusnahkan manusia lewat ….

                                                 banjir – flood

Tetapi Nuh dan keluarganya diselamatkan, karena hanya mereka yang Allah jumpai masih hidup benar. Di tengah kefasikan dan dan kejahatan yang merajalela, Nuh tetap hidup benar, memisahkan diri dari kejahatan yang ada di sekitarnya, dan berusaha untuk tetap berhubungan dan bergaul dengan Allah.

* Zaman Israel – Israel age

 Bilangan 14:22-23, “Semua orang yang telah melihat kemuliaan-Ku dan tanda-tanda mujizat yang Kuperbuat di Mesir dan di padang gurun, namun telah sepuluh kali mencobai Aku dan tidak mau mendengarkan suara-Ku, 23pastilah tidak akan melihat negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka! Semua yang menista Aku ini tidak akan melihatnya.

Sebagai bangsa pilihan, bangsa Israel memiliki kecerdasan yang luar biasa, karena Allah sendiri yang melindungi dan menolong mereka. Tetapi sayang, iblis dibiarkan mengacaukan pola pikir mereka. Berbagai tanda ajaib yang Tuhan sudah dan sedang lakukan tidak membuat mereka percaya dan menaruh pengharapan sepenuhnya kepada-Nya.

 Persungutan, pemberontakan, dan ketidakpercayaan kepada Tuhan adalah tindakan yang mereka lakukan, buah dari pola pikir yang telah rusak. Puncaknya tampak pada respon mereka terhadap laporan para utusan, yang dikirim Musa untuk mengintai keaadan tanah Kanaan.

Kabar kurang baik yang disampaikan oleh 10 dari 12 pengintai itu, telah membuat mereka menjadi takut dan gentar. Pola pikir mereka telah dikacaukan, sehingga mereka lebih percaya pada perkataan ke-10 pengintai itu dibanding kuasa Allah. Akibatnya Allah murka, persungutan dan ketidakpercayaan kepada-Nya membuat mereka …..

                                                 binasa – perish

 Mujizat-mujizat yang Allah lakukan saat membawa mereka keluar dari Mesir, ditanggapi salah. Pola pikir mereka telah dirusak iblis sehingga mereka menjadi buta, menyalahkan Musa, tidak percaya dan bahkan juga menyalahkan Tuhan.

 Menurut cara pikir mereka, mereka tidak bisa lagi bersandar kepada Tuhan dalam segala keadaan. Mereka telah gagal untuk mengingat kesetiaan Allah pada waktu lalu, mempercayai firman-Nya, dan mempercayainya sebagai Tuhan. Alhasil, yang terjadi kemudian, mereka berniat balik ke Mesir. Suatu tindakan yang fatal, sebagai akibat dari pola pikir yang salah.

* Zaman akhir – the last age

Roma 1:21, “Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.

 II Korintus 4:3-4, “Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, 4yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.     

Berlanjut sampai kini, di zaman akhir ini, iblis terus mencari jalan untuk membawa manusia jauh dari Tuhan. Pola pikir manusia dirusak, dikacaukan, sehingga menjadi buta, hatinya gelap, dan pada akhirnya juga akan ….

  binasa – perish

 Manusia sering tidak melibatkan Allah dalam setiap pikiran, perasaan, dan tindakannya sehingga memberi peluang besar bagi iblis untuk merusak pola pikirnya.

 Akibatnya The effect

 Tindakan tidak melibatkan Allah dalam pikiran, lebih mengandalkan pada akalnya sendiri berakibat ….

 Mereka bertindak salah – They do wrong / wrong motoric

 Pikirannya menjadi buta, dibutakan oleh ilah zaman ini (iblis). Percaya dan mengenal Tuhan, mendengar firman-Nya, tetapi tidak dapat melihat dan menikmati kuasa-Nya. Hatinya menjadi keras, tidak dapat menerima kebenaran Injil. Pikiran dan tindakannya semata-mata jahat, yang pada akhirnya menuju pada kebinasaan.

27.  Cara Allah God strategy

Membaharui pikiran! Renewing the mind!

 Efesus 4:20-24, “Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus. 21Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, 22yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, 23supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, 24dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

 Inilah cara Allah menolong manusia terhindar / terbebas dari pikiran jahat. Iblis telah menjatuhkan manusia, salah satunya dengan merusak pola pikirnya. Maka Allah menolong manusia dengan membaharui pola pikirnya, dibaharui dalam roh dan pikiran sehingga menjadi manusia baru yang serupa kembali dengan diri-Nya. 

 Bagaimana caranya? How is the way?

 Ibrani 8:10, “Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu,” demikianlah firman Tuhan. “Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.

 Tuhan memberi kesempatan kembali kepada manusia untuk dapat berkomunikasi dan berpikir dengan benar. Kalau sebelumnya iblis telah merusak pikiran manusia dengan memakai firman Tuhan yang diputarbalikkan, maka Allah membaharui pikiran manusia dengan cara …..  

   Taruh Firman di pikiran / loh hati - Put the word in the mind / (Dia Noya)

Kebenaran Firman Tuhan ditaruh dan diukir dalam loh hati (dia noya – otak kanan) manusia, karena Allah mau tinggal dalam setiap pikiran manusia. Bukan lagi iblis yang menguasai pikiran dan hati manusia, tetapi hanya kebenaran Allah.    

 Akibatnya The effect

Kolose 3:1-3, “Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. 2Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. 3Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.

Matius 6:33, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Kalau pikiran dan hati manusia dipenuhi Firman Tuhan, maka pasti langkah / tindakan yang muncul adalah ada kerinduan untuk selalu …

     cari Tuhan – seek the Lord

 Firman Tuhan mengarahkan pikiran manusia untuk lebih dahulu memikirkan tentang Kerajaan Allah yang bersifat kekal, daripada hal-hal di bumi yang hanya bersifat sementara. Cari dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya di atas segala-galanya, maka berkat-berkat jasmani akan Tuhan berikan/tambahkan.

 Mencari kebenaran tidak hanya dengan datang ke gereja, beribadah, atau membaca Firman Tuhan. Kebenaran yang sesungguhnya adalah terpancar dalam setiap kehidupan kita, menjadi garam dan terang di manapun berada dan apapun yang kita lakukan. Nyatakan kebenaran Allah dalam setiap pikiran, perasaan, dan tindakan kita. Miliki kebenaran Kristus dan tunjukkan kasih Kristus kepada semua orang.

28.  Nasihat Advise

I Korintus 2:16, “Sebab: “Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?” Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.

 Manusia yang sudah dibaharui, roh dan pikirannya dipenuhi Firman Tuhan, maka ia akan juga ….

  Miliki pikiran Kristus – Have Christ mind

 Mengetahui kehendak-Nya serta rencana dan maksud penebusan-Nya. Menghargai dan memandang segala perkara sesuai dengan cara Allah, sehingga pikiran dan pandangan hidup orang percaya berbeda sama sekali dengan dunia.

 Klimaksnya, kalau Firman Tuhan tinggal dalam loh hati sehingga memiliki pikiran Kristus, maka otomatis manusia akan …..

  Taat Firman Allah – Obey God mind

 Manusia akan kembali serupa dengan Dia, seperti pada mulanya Allah menciptakan manusia sebelum dosa merusaknya. Tidakkah kita merindukan hal ini?

 Berjuanglah untuk memiliki pikiran Kristus dan Firman Tuhan benar-benar terukir / termeterai dalam loh hati kita. Taat, setia, dan lakukan kehendak Tuhan dengan sungguh-sungguh. Undung Roh Kudus untuk menolong dan memampukan kita melakukan semuanya itu. Tuhan memberkati.