Khotbah Mingguan WSB 29 Januari 2011
kelanjutan seri khotbah “Kuasa Keubahan” oleh hamba-Nya, Pdt.Otniel Firmanyo Osiyo,B.cm
tanggal 2 januari 2011
JEMAAT PERGAMUS – THE CHURCH OF PERGAMOS
Wahyu 2:12-17
42. Penampilan Tuhan – The Lord appereance
Wahyu 2:12, “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Pergamus: Inilah firman Dia, yang memakai pedang yang tajam dan bermata dua”
Wahyu 1:16, “Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.”
Ini adalah penampilan Yesus setelah kebangkitan-Nya, yang membuat Rasul Yohanes rebah ketika melihatnya, untuk disampaikan kepada jemaat Pergamus. Ia ditampilkan sebagai Pribadi yang memiliki …
Pedang tajam bermata dua – the sharp two edged sword
Ibrani 4:12, “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.”
Pedang tajam bermata dua itu tidak lain adalah ….
Firman Allah – the Word of God
yang lebih tajam dari pedang matapun, pedang bermata dua yang sanggup menembus hati kita. Firman Allah mampu mengorek isi hati dan pikiran kita.
43. Posisi jemaat Pergamus – The position of Pergamos church
Wahyu 2:13, “Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di sana, di tempat takhta Iblis; dan engkau berpegang kepada nama-Ku, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepada-Ku, juga tidak pada zaman Antipas, saksi-Ku, yang setia kepada-Ku, yang dibunuh di hadapan kamu, di mana Iblis diam.”
Alasan Tuhan tampil bagaikan pedang tajam bermata dua, karena kondisi jemaat Pergamus digambarkan berada pada ….
Tahta iblis – satan’s throne
Padahal jemaat ini memiliki iman yang luar biasa. Mereka setia dan selalu berpegang pada firman Tuhan.
Mengapa?– Why?
Wahyu 2:14-15, “Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap engkau: di antaramu ada beberapa orang yang menganut ajaran Bileam, yang memberi nasihat kepada Balak untuk menyesatkan orang Israel, supaya mereka makan persembahan berhala dan berbuat zinah. 15Demikian juga ada padamu orang-orang yang berpegang kepada ajaran pengikut Nikolaus.”
Penyebabnya adalah karena ternyata di tengah-tengah mereka …
Ada ajaran Bileam dan Nikolaus
There were the teaching of Balaam and Nicolaitans
Bilangan 31:16, “Bukankah perempuan-perempuan ini, atas nasihat Bileam, menjadi sebabnya orang Israel berubah setia terhadap TUHAN dalam hal Peor, sehingga tulah turun ke antara umat TUHAN.”
Bileam adalah seorang nabi yang menolak suap dari raja Balak dan lebih menuruti perintah Tuhan untuk tidak mengutuki bangsa Israel (Bilangan 22). Tapi kesalahan Bileam adalah pada ….
Nasihat Bileam – The advice of Balaam
Walaupun Bileam menolak untuk mengutuki bangsa Israel, tetapi ia mulai terpengaruh oleh berkat yang ditawari oleh raja Balak. Ia kemudian memberikan nasihat kepada raja Balak dengan memberitahukan kelemahan bangsa Israel melalui penyembahan berhala dan perzinahan sehingga akan dihukum Tuhan.
Atas nasihat Bileam inilah, akhirnya raja Balak menjebak dan menyesatkan bangsa Israel. Akibat penyembahan berhala dan perzinahan itu, bangsa Israel yang dibunuh mati ada 24.000 orang. Suatu korban yang luar biasa, gara-gara terjebak karena nasihat Bileam.
Sementara Nikolaus, ajarannya adalah menghalalkan perzinahan dan perselingkuhan. Jemaat Pergamus memiliki iman yang luar biasa, tetapi sayang mereka kompromi dengan ajaran Bileam dan Nikolaus.
Ajaran Bileam ini adalah gambaran dari bagaimana gereja sudah kompromi dengan berkat-berkat yang tidak benar, menggunakan trik-trik yang tidak sehat.
Inilah gereja yang berkompromi dengan dosa
This is the compromising church with sin
Jemaat Pergamus imannya YES, tapi berkompromi dengan dosa penyembahan berhala, perzinahan, dan perselingkuhan. Itulah sebabnya mengapa jemaat Pergamus dikatakan berada di tahta iblis.
44. Nasihat – Advise
Wahyu 2:16, “Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini.”
Roma 1:21, “Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.”
Salah satu cara untuk mematikan dosa adalah dengan …
bertobat – repent
Jangan beri kesempatan dosa menguasai hidup kita. Jika melakukan kesalahan, cepat minta ampun, jangan kompromi lagi. Bertobat dimulai …
dari pikiran – from the thought
Karena pola pikir yang belum bertobat akan membawa kita pada kompromi dengan dosa. Pola pikir yang salah harus diubah dulu, sehingga dapat mengenal kebenaran yang sesungguhnya.
II Korintus 6:17-18, “Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu. 18Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman Tuhan, Yang Mahakuasa.”
Wahyu 18:4-5, “Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya. 5Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Allah telah mengingat segala kejahatannya.”
Perhatikan bagaimana kita hidup. Jauhkan diri dari pergaulan yang tidak baik, karena akan merusak kebiasaan yang baik. Karena itu …
pisahkan diri dari dosa – separate the self from sin
Maka kita akan diterima sebagai anak-Nya. Katakan TIDAK pada dosa, YA pada kebenaran firman Tuhan. Jadilah pemenang, melangkah dengan Tuhan, dan nama kita tercatat dalam buku kehidupan. Amin.








