Renungan harian edisi dwi bahasa ( Daily bread bilingual edition ) by WSB editorial staff
SELASA, 22 MARET 2011
KEJADIAN 21:22-34
“Oleh sebab itu bersumpahlah kepadaku disini demi Allah, bahwa engkau tidak akan berlaku curang kepadaku, atau kepada anak-anakku, atau kepada cucu cicitku; sesuai dengan persahabatan yang kulakukan kepadamu, demikianlah engkau harus berlaku kepadaku…”(ayat 23). Allah memberkati Abraham dalam segala hal dengan limpahnya, baik lembu sapi dan kambing dombanya, bahkan juga orang-orangnya, sehingga kelihatanlah bahwa ia telah menjelma menjadi suatu kelompok dengan kekua tan yang besar. Hal itu membuat Abimelekh, raja Gerar di tanah Negeb, negeri dimana saat itu Abraham tinggal sebagai orang asing, segera mengambil inisiatif untuk mengadakan perjanjian damai denganya. Abimelekh sadar bahwa Abraham adalah pribadi yang disertai dan diberkati Allah. Sebagai orang yang tahu berterimakasih, maka sekalipun Abimelekh yang datang dan meminta perjanjian damai, Abraham lah yang memberikan domba dan lembu sebagai tanda perjanjian. Kesempatan itu juga menjadi waktu yang tepat bagi Abraham untuk menyampaikan keberatanya perihal sumur yang digalinya tapi dirampas oleh hamba-hambanya Abimelekh. Jika Allah dipihak kita, siapakah lawan kita? Dia adalah Allah yang setia dengan janji dan firman-Nya, Dia juga pasti akan menggenapinya. Tapi ingatlah juga bahwa jika Tuhan sudah menggenapi janji-Nya, memberkati kita dengan berkelimpahan, jangan menjadi arogan dan memandang rendah yang lain, ingat Dia yang memberi Dia juga bisa mengambilnya kembali. Inilah sikap yang seharusnya kita kedepankan, yakni biarlah nama Tuhan dipermuliakan dalam segala kebera daan kita sehingga dunia melihat bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang Maha kuasa. Hidup lah dalam takut akan Tuhan dan dalam tanda penyertaan-Nya, dengan demikian Ia akan menyempurna kan segala pekerjaan baik yang kita lakukan sehingga nama Tuhan dimuliakan didalam kita (1 Tesalonika 1:11-12).
SETIAP LIDAH AKAN MENGAKU BAHWA YESUS ADALAH TUHAN.
TUESDAY, 22 MARCH 2011
21:22-34 EVENTS
“Therefore, swear to me here by God that you will not cheat me, or my children, or to my grandchildren, according to the friendship that I do unto you, so you must apply to me …” (verse 23). God blessed Abraham in all things in abundance, both cattle and sheep, even people, so it appears that he has been transformed into a group with great strength. It made Abimelech king of Gerar in the land of the Negev, the land where Abraham was living as a foreigner, immediately took the initiative to convene a peace treaty with him. Abimelech knew that Abraham was a person who accompanied and blessed by God. As someone who knows grateful, so even if Abimelech who came and asked for peace treaty, Abraham was the one who gives the sheep and cattle as a sign of the covenant. The opportunity was also a good time for Abraham to submit objections regarding the dug wells but seized by his servants Abimelech. If God is on our side, who are our opponents? He is faithful to the promises of God and His Word, He will surely fulfill. But remember also that if God had fulfilled His promise, bless us with abundance, do not be arrogant and look down on others, remember the One who gives He can also take it back. This is the attitude that we should show, which let the name of the Lord be glorified in all our existence so that the world sees that the God we worship is God Almighty. Life is the fear of God and in His inclusion marks, thus he will not perfected all our good work so that the name of the Lord be glorified in us (1 Thessalonians 1:11-12).
EVERY TONGUE WILL CONFESS THAT JESUS IS LORD








SELASA, 8 MARET 2011
SENIN, 7 MARET 2011
JUM’AT, 4 MARET 2011
KAMIS, 3 MARET 2011
SELASA, 1 MARET 2011