Get Adobe Flash player
7 March 2011

Percaya penuh pada-Nya ( Full confidence in His )

Oleh victor anusa indra | Dalam Renungan Harian |

Renungan harian edisi dwi bahasa ( Daily bread bilingual edition ) by WSB editorial staff

renunganSENIN, 7 MARET 2011

KEJADIAN 13:1-18

“Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan maka aku ke kiri” (ayat 9). Maksud hati menghindari bela kelaparan di Kanaan, maka Abram pergi ke Mesir, dan dengan hikmatnya sendiri ia brupaya supaya diterima orang Mesir. Tapi bukan Mesir negeri yang dijanjikan Tuhan, maka tangan Tuhan memaksa Abram untuk pergi meninggalkan Mesir. Abrampun meninggalkan Mesir dengan harta bendanya yang bertambah banyak dan kembali ketanah Kanaan, sementara Lot pun juga terus mengikutinya. Masalah timbul, tempat persinggahan di Betel tidaklah cukup untuk mereka berdua oleh karena banyaknya harta benda mereka masing-masing sampai gembala domba mereka terlibat perkelahian. Akhirnya Abram, sebagai orang yang lebih dewasa, memberikan Lot kesempatan untuk memisahkan diri dan memilih tempat yang diingininya sebagai solusi atas masalah yang mereka hadapi. Lot memilih sesuai dengan apa yang ia anggap baik, yakni lembah Yordan, daerah yang subur dan banyak airnya. Setelah kepergian Lot, Tuhan kembali mempertegas janji-Nya kepada Abram dengan berfirman bahwa seluruh negeri yang sekarang didiaminya, akan diberikan Tuhan kepadanya dan kepada keturunannya. Keyakinan kita pada janji Tuhan dan sejauh kita tetap hidup ada dalam rancanganNya, menjadikan kita mampu hidup dengan bijaksana yang ditandai dengan tidak mementingkan diri sendiri melainkan mendahulukan kepentingan orang lain. Bukan keadaan yang mengatur hidup kita, tapi Tuhan, jika kita mempercayai janji dan firman -Nya, tapi jika tidak, kita akan diatur oleh keadaan yang membuat kita hidup  mementingkan diri sendiri. Orang benar itu hatinya tetap dan teguh, penuh kepercayaan kepada Tuhan, ia membagi-bagi kepada orang miskin, kebajikannya tetap selama-lamanya dan tanduknya meninggi dalam kemuliaan (Mazmur 112:1-10).

BERBAHAGIA ORANG YANG MENARUH KEPERCAYAANNYA PADA TUHAN.

MONDAY, 7 MARCH 2011

13:1-18 EVENTS

“Is not the whole land before thee? Well separate yourself from me: if thou to the left then I will go right, if you are to the right so I left “(verse 9). The purpose behind the liver to avoid famine in Canaan, so Abram went to Egypt, and with his own wisdom he sought to be received by the Egyptians. But it was not the promised land of Egypt God, then God’s hands forcing Abram to leave Egypt. Abram left Egypt with their possessions are multiplying and re-land of Canaan, while Lot was also continued to follow him. Problems arise, rest stops in Bethel is not enough for them both so much property they own to shepherd them into a fight. Abram Finally, as someone who is more mature, giving Lot the opportunity to break away and choose where he wanted as a solution to their problems. Lot to choose according to what he considered good, namely the Jordan valley, a fertile area and lots of water. After the departure of Lot, God again confirmed His promise to Abram by saying that the whole country is now inhabited, will be given by God to him and to his descendants. Our belief in God’s promise and so far we still live there in their design, make us able to live wisely marked by unselfish but put the interests of others. Not the circumstances that govern our lives, but God, if we trust the promises and His Word, but if not, we will be governed by circumstances that make us selfish life. The man had his heart remained true and steadfast, trusting in God, he divided up the to the poor, his virtue remains for ever and horns rising in glory (Psalm 112:1-10).

Happy People who set faith in the Lord.