PANDANG JAUH KEDEPAN ( Look for the Future )
Renungan Harian edisi dwi bahasa ( Daily bread bilingual edition ) By WSB Editorial staff
JUM’AT, 1 APRIL 2011
KEJADIAN 26:1-35
“Tinggallah dinegeri ini sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau,sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati sumpah yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu” (ayat 3). Peristiwa yang sama seperti yang terjadi pada jaman Abraham kembali terjadi di negeri dimana Ishak tinggal, yakni kelapa ran. Dan sebagaimana yang diperbuat Abraham dulu, demikianlah Ishak menghadapinya, yakni pergi kepada Abimelekh, raja orang Filistin di Gerar. Dan Tuhan sendiri berfirman kepada Ishak supaya ia tidak pergi ke Mesir, tapi tetap tinggal di Gerar sebagai orang asing karena itulah negeri yang akan diberikan Allah kepadanya dan kepada keturunannya, dan Tuhan sendiri berjanji akan menyertai dan memberkatinya. Ishak taat, maka terjadilah seperti yang difirmankan Tuhan, Ishak menabur disana dan menuai hasil seratus kali lipat dan ia makin lama makin kaya sehingga Abimelekh sendiri menjadi takut dan memintanya untuk meninggalkan daerahnya sebab Ishak telah menjadi jauh lebih berkuasa daripada nya. Abimelekh tidak mempergunakan kekerasan melainkan dengan jalan damai, yakni mengikat perjan jian damai seperti yang dilakukannya dulu dengan Abraham. Pandanglah rencana dan rancangan Allah jauh kedepan, sekalipun sepertinya sekarang kita hanya mendengar janji dan belum melihat kenyataan nya, tapi yakinlah, dengan bermodalkan kepercayaan dan ketaatan, kita pasti akan menikmati kegenapan nya. Waktu dan saat ada ditangan Tuhan sendiri, tapi yang pasti Dia menyertai sekalipun kita tidak melihat-Nya secara kasat mata. Jangan lepaskan kepercayaan kita kepada-Nya, besar upah yang menan tinya, bertekunlah dalam kepercayaan kepada-Nya dan kita akan memperoleh apa yang dijanjikan-Nya (Ibrani 10:35-36).
PANDANGLAH PADA JANJI-JANJI-NYA YANG KEKAL.
Friday, 1 APRIL 2011
26:1-35 EVENTS
“Stay in this country as strangers, then I will be with thee and bless thee, for thee and to thy seed will I give the whole country, and I will fulfill my oath that has been declared the to Abraham, your father” (verse 3). Same event as happened at the time of Abraham back in the country where Isaac lived, namely hunger. And, as Abraham had done, so is Isaac face it, that went to Abimelech, king of the Philistines in Gerar. And God himself said to Isaac, so he did not go to Egypt, but remained in Gerar as an alien because that country will be given by God to him and to his descendants, and God himself promised to be with and bless him. Isaac obeyed, then there like that spoken of the Lord, Isaac sowing and reaping there a hundred times and he grew rich that Abimelech himself became frightened and asked him to leave the area because Isaac has become far more powerful than him. Abimelech did not use violence but by peaceful means, ie binding peace agreement as he did first with Abraham. Look to God’s plan and design far ahead, though it seems now we only hear the promise and reality have not seen it yet, but rest assured, to capitalize the trust and obedience, we will surely enjoy her fullness. Time and time is in the hands of God himself, but who would accompany him even if we do not see Him by naked eye. Do not remove our trust in Him, waiting for him big wages, was devoted to Him in faith and we will get what is promised (Hebrews 10:35-36).
LOOK ON HIS PROMISES ETERNAL.








